Senin, 22 April 2013

analisis mengenai pembangunan kota bogor

Bappeda Sosialisasikan Rancangan Pembangunan Kota Bogor Hingga 2025 Kegiatan yang diselenggarakan selama dua har iini, Selasa-Rabu (20-21 Juli 2010), di RuangRapat I, Balaikota JalanJuanda 10, Bogor, diikuti oleh sekitar 250 peserta dari Dinas, Instansi, Badan, Camat dan Lurah serta Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) se-Kota Bogor. Dengan mendatangkan pembicara dari Sekretaris Bappeda ProvinsiJawa Barat Ir. H. SetraYuhandadan auditor Madya dari Badan Pengawasan Keuangandan Pembangunan Provinsi Jawa Barat Drs. Agus Budi M, para peserta diharapkan dapat mensinkronisasikan pembangunan di Kota Bogor selaras dengan rencana pembangunan pusat maupun nasional. “Sebagaimana kita ketahui bersama, filosofis Pemerintah Daerah adalah untuk member pelayanan kepada masyarakat, member perlindungan kepada masyarakat.” Ujar WakilWalikota Bogor AchmadRu’yat sebelum membuka acara sosialisasi RPJPD Kota Bogor yang mengemban visi sebagai kota jasa yang nyaman dengan masyarakat madani dan pemerintahan yang amanah sangat penting untuk memahami konsep Rencana Jangka Panjang untuk menyamakan langkah, Karena sekualitas apapun kebijakan yang menentukan hasilnyaa dalah implementasi di lapangan,”tandasnya. Tentunya, kata Ru’yat, visi Kota Bogor, tidak boleh menyimpang dari visi Provinsi Jawa Barat yaitu ”Jawa Barat dengan iman dan taqwa sebagai provinsi termaju dan mitra terdepan ibu kota Negara tahun 2010” Menurut AchmadRu’yat. Penyamaan persepsi suatu kebijakan yang sangat strategis, sangat penting dipahami oleh seluruh perangkat kerja di kota Bogor demi pembangun janjangka panjang. Karena RPJPD menjadi acuan langkah kedepan, untuk membuat skalaprioritas program di Kota Bogor. Para peserta diharapkan dapat memahami alur perencanaan pembangunan secara makro dan memahami keterkaitan antara RPJPD ProvinsiJawa Barat dan Kota Bogor.Selainitu, peserta juga diharapkan dapat memahami tahapan pembangunan Kota Bogor hingga 2025. Pemahaman ini sangat penting dimiliki para pemangku kebijakan agar semua pihak dapat memberikan kontribusi yang terencana, jelas dan bermanfaat pada setiap perencanaan pembangunan,ungkapnya.(dian). http://bappeda.kotabogor.go.id/index.php/berita/123-bappeda-sosialisasikan-rancangan-pembangunan-kota-bogor-hingga-2025 analisis : menurut analisis saya adalah pembangunan di kota bogor di pertimbangkan dan di tinjau kembali, karena jika pembangunan terus di lakukan maka semakin tinnggi resiko terjadinya banjir di kota bogor, sebab pohon atau lahan yang mampu menyerap air di jadikan bangunan-bangunan. Jadi pembangunan di kota bogor menurutsaya tidaklah efektif. Sekarang kita ambil contoh atau kita liat daerah jakarta , dia adalah salah saku kota yang selalu rawan sekali banjir , itu di karenakan daya serap air sangatlah mimim sekali dan pohon –pohonan sudah jarang sekali kita jumpai , jadi berakibat kota itu rawan banjir . maka dari itu Bappeda kota bogor harus liat dan belajar apa yang sudah terjadi belakangan ini dan seharusnya Bappeda kota bogor mebuat daerah resapan air supaya untuk meminimalkan resiko terjadinya banjir di kota bogor.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar